Buah Kehidupan

Makna dibalik Dunia

7-an Blog

blog ini saya buat untuk membantu saya dan semua orang agar dapat melihat semuanya dengan kesadaran akan adanya hikmah yang tersembunyi dalam setiap kejadian, penciptaan, dan kata - kata

Who Am I?

Saya adalah manusia yang lahir pada tanggal 6 September 1988 di Malang, sebagai orang Malang tentu saya adalah aremania...tapi bukan aremania biasa, tapi aremania muslimin. Sekarang saya sedang kuliah di STMB Telkom Bandung, eh namanya sekarang udah jadi IM Telkom, Institut Manajemen Telkom. Sekarang lagi part-time di warnet, namanya cyber corner

Kendi

Sebuah kendi berisi air yang sudah masak terletak di meja makan sebuah keluarga yang sederhana anak kecil yang sedang makan dengan lauk seadanya dengan polos mengatakan "Ibu, seandainya kendi berisi air ini bisa mengeluarkan minuman yang kita sukai pasti asyik ya Bu" Ibunya hanya tersenyum...

Hati manusia sama dengan kendi ia tidak dapat mengeluarkan apa yang tidak didalamnya

pernah Nabi Isa as. dicaci maki oleh seseorang, tetapi setiap orang itu memaki Nabi Isa as. selalu menjawabnya dengan perkataan yang baik. Sehingga salah seorang muridnya bertanya "Mengapa anda membalasnya dengan perkataan yang baik?" apa jawaban beliau? beliau menjawab "saya hanya mengeluarkan apa yang ada dalam diri saya saja"

ya begitulah, beliau hanya mengeluarkan apa yang ada dalam diri beliau yaitu kebaikan dan tidak mungkin beliau membalas caci maki orang itu dengan caci maki juga, karena beliau telah terlindung dari kejahatan yang merasuk ke hati setiap manusia

apapun yang terlontar keluar dari mulut kamu itulah yang ada dalam diri kamu, entah baik atau buruk

hati - hatilah dalam berbicara kawan...

Baca Selengkapnya!!!

Padi

Padi, sudah menjadi banyak filosofi banyak orang Indonesia...bukan karena padi adalah makanan pokok Indonesia sehingga mau ga mau harus menjadikan padi sebagai filosofi mereka, tetapi lebih karena maknanya yang seakan mengolok - olok manusia yang sombong

semakin berisi semakin merunduk itulah padi, berbeda dengan kebanyakan manusia saat ini. Ketika mereka mempunyai kelebihan (entah itu harta, tampilan fisik, dll) , mereka bukannya makin merunduk atau rendah hati, mereka malah semakin sombong, mereka merasa semuanya adalah hasil kerja keras mereka sendiri, mereka lupa terhadap orang - orang yang berjasa terhadap mereka...

saya melihat padi tidak lupa kepada Tuhan yang memberi mereka kesempatan untuk menjadi makanan bagi manusia sehingga dia merunduk, padi tidak lupa kepada para petani yang tidak kenal lelah merawat mereka dari awal sampai akhir sehingga dia merunduk

tapi manusia...

yang mempunyai kelebihan harta, mereka lupa kepada Tuhan yang memberi rezeki lebih kepada mereka, mereka lupa terhadap orang yang memberi mereka pekerjaan, mereka lupa terhadap konsumen yang membeli barang dagangan mereka, sehingga mereka tidak mau merunduk

yang mempunyai kelebihan fisik, mereka lupa terhadap anugerah Tuhan yang mereka miliki itu, mereka lupa terhadap orang tua mereka yang merawat mereka dengan sebaik - baiknya, mereka lupa terhadap produsen produk kesehatan atau kecantikan tubuh yang membantunya menjaga tampilan fisiknya, sehingga mereka tidak mau merunduk

dan masih banyak lagi manusia yang lupa

padahal kita bukan siapa - siapa dan bukan apa - apa tanpa orang lain, bahkan untuk sombongpun kita masih memerlukan orang lain... tapi sombong hanya akan membuat keberadaan kita hilang di mata masyarakat, mereka ada kita tidak ada

Baca Selengkapnya!!!

bebek

bila kita melintasi pedesaan tidak jarang kita melihat bebek - bebek berjalan beriringan dengan berbaris rapi, lalu ketika bebek masuk ke sungai dan berenang teredapat sebuah pemandangan yang menakjubkan...

bebek ketika berenang, bagian atas (dada sampai kepala) terlihat sangat tenang seolah - olah badan yang mengapung dan berkeliaran kesana kemari di sungai itu dilakukan tanpa susah payah...sedangkan yang kita lihat pada bagian bawah yang terendam air (perut sampai kaki) menunjukkan betapa keras usaha bebek dalam membuat badannya mengapung dan melaju kesana kemari

kita bisa melihat betapa cepat kaki - kaki kecil bebek itu mengayuh, tetapi bebek tetap tidak mau menunjukkan raut kesusahan dalam kegiatannya itu, mungkin ia tidak mau generasi bebek selanjutnya menganggap berenang itu susah sehingga tidak mau berenang lagi...mungkin ia juga mengetahui bahayanya sikap sombong dalam menunjukkan kerja kerasnya, sehingga bebek lebih memilih kelihatan tidak berusaha dengan keras walau kenyataanya ia bekerja keras

jadilah seperti bebek...tenang di permukaan, kerja keras di keheningan

Baca Selengkapnya!!!

cermin

cermin adalah benda yang sangat kita butuhkan dalam melihat diri kita

kita sering melihat cermin bila ingin melihat "apa ada yang salah dengan diri kita", bila kita melihat ada yang salah maka kita langsung membetulkannya, dan bila semua seperti yang diharapkan kita tersenyum puas

mengapa cermin? karena cermin itu jujur, sportif, apa adanya, tidak ada yang ditutupi... maka pantaslah kita bercermin pada cermin,

... tetapi kita sering bercermin dengan "cermin badan" kita, dan melupakan "cermin hati" kita,,,

kita melupakannya sedangkan "dia" terus muncul di hadapan kita, "dia" memantulkan siapa kita, kita malah menghancurkannya dan tidak mau menerima apa yang terpantul dari "cermin" itu...

siapa "cermin hati" kita itu?

"cermin" itu adalah sahabat kita,
dia menasehati ketika kita melakukan hal yang salah, tapi kita sering tidak mengacuhkannya
dia melarang kita ketika akan melakukan hal yang tidak boleh dilakukan, tapi kita malah memarahinya


ketika melihat "cermin badan" kita tidak susah dalam memperbaiki apa yang tidak pas...
tapi begitu melihat "cermin hati" memantulkan hal yang tidak pas, kita selalu uring - uringan dan susah bahkan tidak mau merubah apa yang tidak pas itu

kita semua harus berintrospeksi, dan "cermin" adalah alat yang sangat pas untuk itu karena (sekali lagi) cermin itu jujur, sportif, apa adanya, tidak ada yang ditutupi...

Baca Selengkapnya!!!

BUKU TAMU

Silahkan mengisi buku Tamu ini dengan mengisi form dibawah ini...
sangat dihargai jika anda mau nge-link blog ini. Terima Kasih...

Baca Selengkapnya!!!