Buah Kehidupan

Makna dibalik Dunia

7-an Blog

blog ini saya buat untuk membantu saya dan semua orang agar dapat melihat semuanya dengan kesadaran akan adanya hikmah yang tersembunyi dalam setiap kejadian, penciptaan, dan kata - kata

Who Am I?

Saya adalah manusia yang lahir pada tanggal 6 September 1988 di Malang, sebagai orang Malang tentu saya adalah aremania...tapi bukan aremania biasa, tapi aremania muslimin. Sekarang saya sedang kuliah di STMB Telkom Bandung, eh namanya sekarang udah jadi IM Telkom, Institut Manajemen Telkom. Sekarang lagi part-time di warnet, namanya cyber corner

Orang yang lebih pintar

Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Dari kita mulai bisa berbicara sampai sekarang atau bahkan dari tahun lalu sampai dengan tahun yang sekarang, tidak terhitung berapa kesalahan yang kita lakukan, entah itu kita sengaja atau tidak.

Dan kadang - kadang (atau bahkan sering) kita mengulangi kembali kesalahan yang pernah kita lakukan... ada kata bijak yang mengatakan bahwa orang yang pintar adalah orang yang belajar dari kesalahannya, tapi pada kelanjutan kata - kata disebutkan bahwa ada yang lebih pintar, yaitu

orang yang pintar adalah orang yang belajar dari kesalahannya, orang yang lebih pintar adalah orang yang belajar dari kesalahan orang lain... kenapa orang kedua lebih pintar? karena dia menyadari bahwa hidupnya tidaklah cukup lama untuk mendapatkan semua kesalahan dari dirinya sendiri.

Orang kedua menyadari bahwa seluruh hidupnya tidaklah mungkin digunakannya untuk berbuat kesalahan lalu belajar setelah itu, maka ia tidak menunggu berbuat kesalahan tapi sudah belajar dari orang lain guna mengantisipasi kalau ada masalah yang sama

bukannya juga ada pepatah yang sudah mendarah daging di Indonesia yaitu "siapkan payung sebelum hujan",,, makna dari pepatah ini hampir sama dengan uraian diatas

Baca Selengkapnya!!!

Kelahiran dan Kematian

Kelahiran dan Kematian, 2 hal yang dekat tapi sangat berbeda maknanya
Kelahiran adalah suatu masa dimana manusia memulai kehidupan yang harus dia pertanggung jawabkan nantinya
Kematian adalah suatu masa yang datang dengan tiba - tiba, untuk menjemput manusia dan mengakhiri perjalanannya dalam mencari bekal untuk kehidupan setelah kematian
Semua manusia yang ada di dunia ini pasti mengalaminya, tapi yang menjadi permasalahan adalah suasana pada saat kematian kita

Ketika manusia lahir semua orang di sekitar kita tertawa bahagia, sedangkan kita menangis sejadi - jadinya. Hal ini adalah hal yang lumrah... hal yang banyak berbeda pada tiap manusia adalah saat kematian

banyak manusia lahir dengan suasana bahagia, orang tua senang, tetangga senang, semua senang, kecuali bayi yang terus menerus menangis. Ketika bayi itu dewasa dan kemudian meninggal, suasananya tidak berubah orang tua senang, tetangga senang, semua senang kecuali roh yang menangis menyesali perbuatannya di dunia... itulah manusia yang terus berbuat rusak di dunia

banyak manusia lahir dengan suasana bahagia, orang tua senang, tetangga senang, semua senang, kecuali bayi yang terus menerus menangis. Ketika bayi itu dewasa dan kemudian meninggal, suasananya berubah 180 derajat, orang tua sedih, tetangga sedih, semua sedih kecuali roh yang bahagia karena menerima ganjaran atas perbuatannya di dunia... itulah manusia yang terus berbuat kebaikan di dunia

maka barangsiapa sedih saat orang lain bahagia, kemudian ia bahagia saat orang lain sedih, itulah orang yang beruntung

wallahu a'lam

Baca Selengkapnya!!!

Accident di Khotbah Shalat Jum'at

Pada hari jum'at bulan April, seperti biasa aku melaksanakan shalat jum'at di salah satu masjid Gegerkalong hilir... pada shalat jum'at yang akan saya bahas tersembul suatu peristiwa yang bisa membuat kita tersenyum simpul

Khotib dengan "tenang" (baca:datar) menyampaikan khotbahnya, aku lihat sekeliling banyak yang tidur, tapi ada juga beberapa yang masih semangat mendengarkan khotbah yang "tenang" itu, termasuk pria yang masih muda yang duduk di sebelahnya sebelahku (terpisah hanya 1 orang) .


Ketika sepuluh menit berjalan, tiba - tiba terdengar suara HP berbunyi, karena hal ini hal biasa di Indonesia maka kami semua santai saja, tapi pria muda yang telah kusebutkan tadi kesal dan langsung berdecak (mengucapkan ck) dengan keras, aku berpikir bahwa decakannya itu lebih mengganggu daripada suara HP itu, karena HP itu bersuara dengan tidak sengaja sedangkan decakannya dengan sengaja plus emosi. Belum 1 menit terdengar lagi suara HP yang berbeda dan pria itu sekali lagi berdecak dengan keras, dan pada saat itu aku langsung membayangkan bagaimana bila HPnya sendiri yang bunyi...

Kemudian tidak ada lagi suara setelah bunyi HP yang kedua itu kecuali suara khotib tenang. Khotib menyelesaikan Khotbah pertamanya kemudian duduk, orang - orang banyak yang memanfaatkan itu untuk berdo'a, dan banyak juga yang bershalawat dengan suara yang keras (bershalawat dengan suara yang keras ini tidak tahu darimana asal usulnya, tapi berdo'a diantara 2 khotbah adalah salah satu waktu yang tepat untuk berdo'a menurut sunnah), khotib kemudian melanjutkan khotbahnya, ketika berdo'a tiba - tiba terdengar lagi suara HP dan suara decakan akan terdengar lagi tapi ternyata decakan itu tidak nongol, karena HP pria itulah yang berbunyi... yang kubayangkan adalah pria itu dengan gopoh mematikan HPnya lalu tertunduk malu, dan memang dia dengan gopoh mematikan HPnya tapi kemudian dia tertawa! melihat kejadian ini saya geram sekali padahal tadi dia marah sekali ketika ada suara HP tapi ketika giliran suara HPnya mengganggu orang lain dia malah tertawa seperti orang bodoh...

Hmm mungkin sebaiknya kita mengoreksi diri sendiri dulu baru orang lain... semoga bermanfaat

Baca Selengkapnya!!!

Hati Manusia

Hati manusia sangat susah untuk ditebak, ada kalanya ia menangis ketika bibir sedang menungging senyuman, ada kalanya ia tersenyum ketika air mata membasahi pipi.
Tapi Hati Manusia bisa dibedakan. Hati manusia dapat dibedakan melalui kejernihan dan kesuciannya.
Hati Manusia itu bagaikan segelas air, air yang jernih atau air yang keruh

Manusia yang berhati jernih sejernih air terjun di pegunungan tertinggi di dunia, akan selalu terjaga dari segala kekhilafan. Karena apabila ada sedikit saja noda yang masuk dalam hatinya dia akan langsung merasakan dengan jelas bahwa ada sesuatu yang salah, sejelas melihat setetes air kopi yang masuk ke dalam segelas air yang jernih. Tetapi apabila ia tidak cepat - cepat membersihkannya dan terus membiarkan noda itu maka noda itu akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya noda - noda yang terus masuk, maka tidak lama kemudia ia akan menjadi hati yang kedua yaitu hati yang keruh, sekeruh air kopi hitam di pagi hari.

Hati yang begini sangat berbahaya, karena apapun yang dilakukan tidak akan mempunyai efek pada hatinya, entah ia melakukan kebaikan sehingga hatinya menjadi lebih bersih tapi hal itu tidak ada artinya karena kekeruhannya mengalahkan, entah ia melakukan keburukan sehingga hatinya menjadi lbih keruh tapi hal itu tidak akan membawa penyesalan karena kekruhan hatinya menganggap hal itu adalah hal yang biasa

2 hati ini adalah gambaran hati semua manusia, silahkan pilih dan hadapi keputusanmu

Baca Selengkapnya!!!

Menentukan Tujuan Hidup

Kita sering kali bingung dengan tindakan - tindakan apa yang akan kita kerjakan sekarang dan masa depan, tapi sebenarnya ada rumus sederhana yang dapat membuat kita melihat dengan jelas apa tujuan hidup kita. Rumus sederhana itu adalah kita berimajinasi ketika kita sampai di mana manusia yang kita kenal berkata jujur terhadap kita

Bayangkan kita telah meninggal, semua orang yang mengenal kita mengelilingi kita yang sudah menadi mayat. Lalu bayangkan sebelum kita dikubur bersama cacing - cacing tanah, perwakilan dari masing - masing saudara dan teman - teman kita bercerita tentang kesan diri kita, dan bayangkan saat itu semua jujur apa adanya, tidak ada yang berbohong, bila kita jelek maka mereka bilang jelek, tidak ada kepalsuan

sekarang berhenti berimajinasi, ambil sebua kertas dan alat tulis

lanjutkan imajinasimu... ternyata yang pertama maju untuk bercerita tentang dirimu adalah orangtuamu, sekarang tuliskan pidato yang ingin kamu dengar dari bibir orangtuamu ketika kamu sudah menjadi mayat .

yang kedua ternyata paman kita, tulis juga pidato yang ingin kamu dengar dari pamanmu itu.

yang ketiga adalah teman di kampung, lalu dilanjutkan dengan teman sekolah, lalu teman kerja dan seterusnya, tergantung siapa kamu di dunia ini

semua pidato sudah kamu tulis, semua pidato dari orang - orang yang dekat denganmu... bacalah... itulah tujuan dari hidupmu, lakukan semampumu agar pidato yang kamu tulis itu benar - benar terucap oleh mereka disaat kematianmu

Baca Selengkapnya!!!