Buah Kehidupan

Makna dibalik Dunia

7-an Blog

blog ini saya buat untuk membantu saya dan semua orang agar dapat melihat semuanya dengan kesadaran akan adanya hikmah yang tersembunyi dalam setiap kejadian, penciptaan, dan kata - kata

Who Am I?

Saya adalah manusia yang lahir pada tanggal 6 September 1988 di Malang, sebagai orang Malang tentu saya adalah aremania...tapi bukan aremania biasa, tapi aremania muslimin. Sekarang saya sedang kuliah di STMB Telkom Bandung, eh namanya sekarang udah jadi IM Telkom, Institut Manajemen Telkom. Sekarang lagi part-time di warnet, namanya cyber corner

Bersyukur dengan senyum tulus








Dunia saat ini dipenuhi dengan orang - orang yang berwajah muram, cemberut, dan tidak bersemangat. Saya tidak mengerti mengapa, apa karena sudah tidak ada lagi sesuatu yang indah? saya rasa tidak, birunya langit masih menemani kita, hijaunya tumbuhan masih terpampang, keperkasaan lautan masih tersedia, lembutnya semilir angin masih menyapa. Mungkin mereka seperti itu karena kehilangan kepekaan terhadap sesuatu yang indah itu sendiri.
bahkan monyet pun mengerti apa yang harus disyukurinya, lihat saja senyumnya yang tulus! hanya sedikit manusia saja yang dapat mengeluarkan senyum ini akhir2 ini.

Bersyukurlah atas semua yang engkau dapat, bila itu kesusahan maka bersyukurlah engkau mendapat ujian yang dapat menaikkan derajatmu. Bila itu keberhasilan maka bersyukurlah karena engkau mendapat apa yang kau inginkan

bersyukurlah dan syukur yang paling kecil adalah tersenyum dengan tulus... masa kalah sama monyet!!!

Baca Selengkapnya!!!

Demokrasi kebablasan


inilah demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan, mereka dengan tenang menghina calon pemimpin mereka, menghina bendera mereka, entah bagaimana bila Obama benar-benar terpilih menjadi Presiden mereka. Dan ini sebagai contoh demokrasi kebablasan yang diterapkan oleh Amerika.

Bagaimana dengan Indonesia, katanya kita memakai demokrasi juga tapi diberi embel-embel bertanggung jawab. Ya memang benar, rakyat yang menanggung pejabat yang menjawab.

silahkan commentnya

Baca Selengkapnya!!!

Mendapat uang jutaan secara cepat!

Uang, uang , uang dan uang. Itulah yang ada di pikiran orang - orang saat ini. Zaman materialisme yang sudah dimulai sejak puluhan tahun lalu ternyata tidak lapuk di makan usia, melainkan juga ikut tumbuh bersama keserakahan dan tekhnologi manusia.

Beberapa hari lalu saya ber"surfing" ria dalam internet dan saya banyak sekali menemukan situs - situs dari orang yang katanya terpelajar, yang menjual buku - buku tips mendapat uang jutaan dengan jaminan berhasil, walaupun belum pernah saya coba, saya yakin kalau ini adalah bentuk penipuan.

beberapa hari lalu juga saya ditawari teman untuk mentransfer uang ke rekening yang tertera di selebaran lalu nomor rekening kita akan menggantikan nomor yang tertera di selebaran tersebut. kata teman saya usaha ini berdasarkan kejujuran, kita hanya boleh menggantikan nomor rekening yang ada di seleberan kalau kita sudah mentransfer sejumlah uang yang ada dalam selebaran tersebut.

waduuuh macem - macem aja orang cari duit sekarang. Mereka maunya serba instan semua (saya tidak bilang tidak mau loh) mungkin ini adalah buah dari sinetron2 yang menampilkan kemewahan secara berlebihan (loh kok malah njuntrung ke sinetron?)

sudahlah yang penting, mulai saat ini, detik ini, bergeraklah satu langkah karena saya melihat sebuah tulisan di baju seorang pelayan berbunyi "a long journey begin with a single step" (pemilik restoran itu juga punya blog loh klik disini)

Baca Selengkapnya!!!

wanita racun dunia ?

Dari dalam rumah - rumah penduduk di sekitar kost-an, sayup - sayup terdengar lagu yang sekarang sedang ngetop, yaitu racun yang dinyanyikan changcutters...

lagu itu memang enak didengar, mungkin karena lagu ini tidak cengeng seperti lagu hit Indonesia kebanyakan, sehingga menjadi memiliki nilai tersendiri di mata pendengar musik, tapi yang sangat aku sayangkan dari lagu ini adalah

liriknya yang terlalu "memojokkan" perempuan,yaitu wanita adalah racun dunia. Semua tahu racun, racun adalah zat yang dapat menyebabkan kematian apabila masuk dalam tubuh dan (maaf) saya heran mengapa changcutters memilih kata "racun". Tapi saya lebih heran lagi ketika saya tidak melihat satupun wanita yang mengatakan ketidaksetujuan mereka atas lagu ini, saya sungguh sangat heran, padahal ketika kehormatan kaum hawa akan dilindungi banyak sekali wanita2 yang MENOLAK bahkan MARAH...

bagi saya wanita adalah obat sakit kepala, bila engkau mengkonsumsinya sesuai dosis maka sakit kepalamu akan hilang, tapi bila kurang maka akan terasa sedikit pusing dalam kepalamu, dan percayalah bila engkau kelebihan mengkonsumsinya maka engkau akan sengsara

Baca Selengkapnya!!!

Garam dan Telaga

Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Tanpa Membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya.

Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Pak tua itu.

“Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu. Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu.

“Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah”. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, Bagaimana rasanya?”. “Segar.”, sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak Tua lagi. “Tidak”, jawab si anak muda. Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu.

“Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama”. “Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung ! pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu”.

Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat.”Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksanatelaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan”.

dikutip dari kumpulan motivasi keeboo

Baca Selengkapnya!!!